Zona Aman

  • Whatsapp

Dunia ialah tempat fitnah, tak hanya bagi orang yang lemah dogma, namun orang beriman pun tak lepas darinya. Kaum mukminin yang lurus meniti jalan Islam dan selalu beribadah kadang-kadang digoda, “Engkau hebat ibadah dan senantiasa mentauhidkan Allah, amal shalihmu banyak, yakinlah engkau penghuni nirwana. Lihatlah, banyak orang bermaksiat. Mereka tidak ada apa-apanya dibandingkan denganmu. Engkau ahli, berbanggalah …”

Setan selalu membisik-bisikkan supaya kita selalu gembira dengan kepercayaan dan amal shalih yang kita kerjakan. Lambat laun, dengan samar namun pasti, setan akan memprovokasi, “Sedikit santailah, bekalmu menghadap Allah sudah banyak. Toh, engkau tetap lebih andal…”

Demikianlah jerat setan yang ingin unjuk kekuatan dan dengan mudahnya insan merasa di zona aman. Padahal, sejatinya kita hidup di zona yang tidak kondusif. Kita tak tahu, akankah semua keimanan dan amal diterima di segi Allah Ta’ala? Kita tak tahu, apakah akan husnul khatimah, selamat dari fitnah kubur, selamat dari huru-hara di padang Mahsyar, bisa meniti jembatan, dan selamat menuju jannah?

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam orang pertama yang membuka pintu surga pun, kaki ia sampai infeksi alasannya banyak sujud!! Para teman yang dijamin nirwana pun, subhanallah, mereka selalu beriman dan memajukan ibadahnya. Mereka yang sudah berada di zona kondusif masih merasa tidak aman dengan banyak sekali fitnah hidup. Lalu bagaimana dengan diri kita?

Di dalam Sunan At-Tirmidzi disebutkan, bahwa Abdurrahman bin Auf meriwayatkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Abu Bakr di surga, Umar di nirwana, Utsman di nirwana, Ali di nirwana, Thalhah di surga, Zubair di nirwana, Abdurrahman bin Auf di nirwana, Sa’d bin Abi Waqqash di surga, Sa’id bin Zaid di surga, Abu ‘Ubaidah bin Jarrah di nirwana”. (HR. Ahmad, Shahih Al-Jami’ Ash-Shaghir, I/70).

Saat orang merasa di zona aman, beliau akan bermudah-mudahan dalam meniti hidup, percaya diri berlebihan hingga tak takut akan siksa Allah. Padahal tak ada jaminan dan garansi apakah kita akan mampu melalui saat-saat menegangkan sebelum kembali kepada Allah Ta’ala. Kita harus berbekal untuk melewati zona tak kondusif.

Rasa Takut dan Harap

Allah Ta’ala berfirman:

فَلَا تَخَافُوهُمْ وَخَافُونِ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ

Karena itu janganlah kau takut terhadap mereka, tetapi takutlah kepada-Ku, kalau kau benar-benar orang yang beriman” (Q.S. Ali Imran: 175)

Perasaan takut terhadap Allah yang terpuji adalah kalau karenanya mampu membatasi diri Anda dari kemaksiatan kepada Allah, yang mendorong untuk melaksanakan keharusan-kewajiban, dan membatasi dari hal-hal yang diharamkan. Jika tujuan ini terwujud, hati akan damai dan nyaman serta diliputi oleh perasaan bangga oleh enak-lezat Allah dan harapan pada pahala-pahala-Nya. (Dinukil dari Syarah Tsalatsatul Ushul, Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin, terjemah Al-Qowam, hal. 77).

Dengan cita-cita (raja’) akan pemberian, akad, dan tamat Allah, zona tak kondusif akan bisa dilewati dengan semangat keimanan membaja bahwa Allah akan memberian kenikmatan dan nirwana. Allah Ta’ala berfirman:

مَنْ كَانَ يَرْجُو لِقَاءَ رَبِّهِ فَلْيَعْمَلْ عَمَلًا صَالِحًا وَلَا يُشْرِكْ بِعِبَادَةِ رَبِّهِ أَحَدًا

Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah dia melakukan amal yang shaleh dan janganlah dia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Rabbnya“. (QS. Al-Kahfi: 110).

Saatnya kita memperbesar rasa takut terjerumus dalam maksiat serta juga memupuk harapan supaya selamat dan menemui-Nya dalam keadaan berprasangka baik kepada-Nya. Dan kita harus berdoa terhadap Allah agar mampu lewat zona tak kondusif dunia dan mampu singgah di nirwana, zona kondusif sejati.

Penulis: Isruwanti Ummu Nashifa

Referensi:

Syarah Tsalatsatul Ushul. Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin, Al-Qowam, Solo, 2000

Majalah Fatawa, vol. 02/th. II/1425 H

Mengintip Indahnya Surga, Syaikh Mahir Ahmad Asy-Shufi, Darul Furqan, Saudi Arabia, cet. I, Juli 2011

Artikel Muslimah.or.id

Leave a Reply

Your email address will not be published.